Sambut hari baru di depanmu
Sang pemimpi siap tuk melangkah
Raih tanganku jika kau ragu
Bila terjatuh ku kan menjaga

*
Kita telah berjanji bersama
Taklukan dunia ini
Menghadapi segala tantangan
Bersama (mengejar mimpi-mimpi)

**
Berteriaklah hai sang pemimpi
Kita tak kan berhenti disini

Back to *

***
Bersyukurlah pada Yang Maha Kuasa
Hargailah orang-orang yang menyayangimu
Yang selalu ada setia di sisimu
Siapapun jangan kau pernah sakiti
Dalam pencarian jati dirimu
Dan semua yang kau impikan
Tegarlah sang pemimpi

Back to **, *

Back to *** 2x

Dalam Hard Selling yang paling awl kita akan mengenal namanya Report Building. Report Building dapat dilakukan dengan cara:
+ membangun Kepercayaan
+ meminimalkan hambatan komunikasi
+ dengan prinsip pacing & leading
+ pacing (mensejajarkan dengan objek hard selling kita) dilakukan dengan:
>Mirroring (menirukan, menyamakan)
Hal ini seperti kisah ketika Rosulullah yang mirroring sikapnya ketika berkomunikasi dengan anak kecil.
>Matching (mencocokkan, memenuhi kebutuhan)
Hal ini seperti mendengarkan orang bercerita, kita mencocokkan pemahaman dan memenuhi keinginan orang tersebut
+ hal-hal di atas meliputi aspek:
>Fisiologis
>Linguistic
>Belief

Beberapa waktu lalu dapat kabar kalau wisatahati pusat mengadakan Jaringan Do’a Nusantara (JDN), yang mana adalah 40 Hari Baca Yaasiin dan Doa Bareng (putaran pertama). hmm…. beberapa sahabat belum tahu wisatahati? kunjungi web wisatahati.
Temukan berbagai hal indah disana. mulai dari gerakan “on day one ayat” (satu hari haflkan satu ayat), majelis Dhuha Nasional, …. wis pokoknya banyak… gak bisa ditulis disini semua (entar yang baca bosen, he..). Hingga yang dimulai 3 November yang lalu adalah Jaringan Do’a Nusantara (JDN) dengan 40 Hari Baca Yaasiin dan Doa Bareng (putaran pertama).

Berikut petikan pengantar Jaringan Do’a Nusantara (JDN) dengan 40 Hari Baca Yaasiin dan Doa Bareng (putaran pertama) :

Di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Ketapang berlangsung pembacaan Surah Yaasiin bersama santri dari habis maghrib sampai dengan isya, untuk mengiringi doa buat segala hajat dan masalah kita semua; ekonomi, hutang, jodoh, anak keturunan, pekerjaan, karir, bisnis, kemalasan ibadah, dan lain-lain soal. Kegiatan ini akan berlangsung SELAMA 40 HARI, dan sudah berlangsung sejak semalam, tanggal 3 November 2009.

Jika berkenan, bacalah juga di rumah atau di tempat masing-masing sehabis shalat maghrib juga. Kita bersama-sama dalam membaca al Qur’an (Surah Yaasiin) dan doa, meskipun tempatnya berbeda. Sertakan doa juga untuk keluarga kita, untuk sesama muslim sebangsa setanah air, dan muslim sedunia, juga untuk negeri kita, Indonesia tercinta agar tenang tentram, tidak terkoyak-koyak persaudaraannya, sejahtera, tercipta pemerintahan yang stabil, kondusif, dan Allah bantu semua lapisan masyarakat kita; mulai dari pimpinan tertinggi yakni presiden, wapres, dan menteri-menteri kabinetnya, anggota MPR DPR, TNI, Polri, semua instansi, hingga jelata paling bawahnya yang sesungguhnya dialah elemen masyarakat yang tertingginya.

Ok ya, mari sama-sama kita baca Surah Yaasiin dan doa, dan raih segala fadhilah dan keberkahannya. SAMAIN WAKTU bacanya, yakni habis maghrib sampe isya. Yang berkenan bergabung bersama kami, silahkan kirim data saudara ke form pendaftaran di website ini (www.wisatahati.com), dan klik informasi DOA BARENG, sebagai ukhuwwah kita semua. Silahkan isi data-data saudara*, dan semoga Allah mempersatukan kita semua dalam doa bareng ini

Salam, Yusuf Mansur.

daftar ke: form daftar

nanti setelah mengisi anda akan mendapat pesan:
Terimakasih.. Data Anda telah berhasil masuk ke dalam database kami.
Selanjutnya ikuti perkembangannya “Do’a dan Harapan ini di website wisatahati ini.

InsyaAllah Do’a bareng ini kelak menjadi satu kekuatan jaringan doa yang dahsyat.
Dan mudah-mudahan Allah mencatat kita sebagai orang-orang yang mendapatkan juga fadhilah silaturahim, Amin.

Lihat pendaftar JDN : lihat pendaftar

Terima kasih semuanya… semoga ini dapat bermanfa’at dan membantu kita semua…
Saling mendo’akan ya… semoga doa kita dapat mempermudah jalan kita sendiri juga.
(SH road to Asaatidz WH)

Salam Persahabatan!



Diceritakan sebuah kisah seorang anak yang mencangkul di sawah guna persiapan tanam padi pekan depan. Sebelum berangkat sang Ibu mengingatkan “nak, apa kau tak bawa bekal air”? sang anak pun menjawab “ah, tak usahlah bu… ulun tadi sudah minum banyak air… ya sekitar 5 gelas gitu. Lagi pula ulun cuma menyelesaikan seperempat (1/4) petak melanjutkan kerja ayah kemarin. Mungkin tak sampai siang sudah kelar”. Anak ini memang terkenal perkasa, kuat serta tahan banting di desanya. Itulah mengapa warga kampung sering menjulukinya besinya desa.

Anak ini pun menyusuri jalan-jalan setapak di sawah dan akhirnya tiba di petak sawah keluarganya. Dia mulai bekerja menyelesaikan 1/4 dari total petak yang kemarin dikerjakan sang ayah.

Matahari yang redup sejak pagi, mulai menyingsing dan memanaskan kepala. Anak ini telah menyelesaikan setengah dari kerjanya, namun keringatnya mulai mengalir deras, “aduh kenapa ni… hari yang gak biasa” bathinnya. Ia mulai merasa lelah, otak mulai pusing serta leher yang seakan kering kerontang. “hufh.. kurang beberapa meter lagi… kenapa tubuh ini tak bisa dikompromi, haus banget lagi… tahu gini ikuti saran ibu” gerutunya. Sawah yang digarapnya terletak di tengah tegalan, jadi agak sulit mencari sumber air, ada aliran irigasi air namun terputus karena dialirkan di sawah yang atas. akhirnya ‘besi’ pun punya kelemahan.

Tubuhnya seakan tak kuat… ia rebahkan tubuhnya di sudut sawah… matanya berkunang-kunang seakan ingin tidur. Untunglah tak berapa lama kemudian sang ayah datang… melihat anaknya seperti itu beliau langsung kaget dan segera memberinya air yang dibawanya. “kenapa kamu ini nak..”kata sang ayah setelah anaknya agak tenang, “tubuh tak semampai dan rasanya haus tadi tak terkira” jawab sang anak. “Lagi-lagi kamu sok kuat… gak bawa bekal ke sawah, pahadal hari ini matahari tak seperti biasanya… makanya kalau dibilangin orang tua itu diperhatikan”sambung sang ayah. “ya.. yah.. tobat dech” jawab sang anak sambil tersenyum.

 

Sobat… apa hal yang dapat kita ambil dari cerita tadi? Hmm… sobat yang muda & pemikir ini pasti bisa tahulah, gak usah yang nulis ini beberkan lagi (kalo msih ‘lola’ tny penulisnya aja langsung), hehe…. Sebenarnya cerita di atas hanyalah pengantar dari tulisan berikut ini (wah mulai srius nie). Tahukah sobat yang baca ini tentang AIR? eits.. bukan air galon, pam atau yang biasanya ya… pokoknya air ni gak biasanya, katanya bikin pinter c..

Hmm…. Seperti terlihat di header buletin ini AIR itu Azzam Islamic Research. Bila dipecah berkeping 3, Azzam itu dapat diartikan tekad atau kesungguhan, Islamic ya tentunya berdasarkan karakter Islam, Research ialah riset atau penelitian. AIR punya motto “Zona belajar Efektif, Efisien & Produktif”. Maksudnya kita lebih dari tempat kumpul atau komunitas biasa, karena kita komunitas yang InsyaALLOH membimbing dalam berorganisasi serta yang mikirin kuliah juga.

Kenapa harus AIR? A..ha.. hal itu yang hampir selalu ditanyakan (sampe’ bosen… haha…). Sebenarnya lebih baik menyelam ke dasar samudra baru kita tahu dalamnya air (tahu khan maksudnya?). Tapi kita bagi dikit dulu ya (kalau mau jelas tanya ke sms center AIR aja)… Setidaknya AIR merupakan komunitas yang sasarannya jelas, yakni membentuk pribadi yang ‘Saintis Muslim’. Bagaimana caranya sih? (tu juga pertanyaan pringkat ke-2 yang sering ditanyakan, tapi kalo ada yang mau sibuk2 ngrangking sih.. he…). Kita kasih tahu dikit ya, kita ada DISK (Diskusi Kamis) yang merupakan ajangnya menambah wawasan pemiran serta bergesekan keintelektualan dengan sobat AIR yang lain; trus ada SEL (Smart Efective Learning) , kalau yang ini semacam small group untuk team research, bertukar pikiran, bahkan mungkin curhat juga… inilah sebenarnya inti dari AIR karena dengan SEL dibangunnya rasa kekeluargaan sesama sobat AIR. Hmm… masih banyak yang lainnya. Pengurus AIR kali ini ada 5 Departemen, tiap Departemen punya agenda atau program keja tersendiri… jadi insyaALLOH gak bosen dech…

Jangan Lupa juga AIR UIN MALIKI Malang adalah PusKomWil (Pusat Komunikasi Wilayah) Jawa Timur-Bali-NT berdasarkan keputusan MUNAS (Musyawarah Nasional) JRMN (Jaringan KeRohanian Islam MIPA Nasional). Ya… bisa dibilang jaringan saintis muslim-nya Indonesia di wilayah Jatim-Bali-NT….

Kiranya cukup ini aja ya… space bulletin gak banyak dikasih (hahaha…), kalau mau lebih jelas tanya aja makhluk2 yang memakai jaket bertuliskan “Qur’ani Scientist Community”, bisa juga lewat stand AIR, atau kalau malu lewat sms center AIR juga bisa. Hmm… jadi gak ada alas-an gak bisa kenal AIR lebih deket khan… ckckck…

Sebagai akhir ni, ada kata mutiara yang cukup bagus “Jangan tertipu oleh kata, tulisan atau karya seseorang yang terlihat baik sebelum anda lihat sikap, sifat atau kelakuannya, Jangan pula tertipu oleh sikap,sifat atau kelakuan seseorang yang terlihat baik & sempurna sebelum anda melihat hatinya” bagaimana melihat hati? Hanya ALLOH sang Pengatur rasa serta pemberi petunjuk bagi kita semua…

Jadi, jangan lihat promosi kita yang terlihat baik atau malah terlihat kurang bagi anda sebelum anda menyelami AIR itu lebih dalam. Maksudnya jangan terpengaruh anggapan positif atau negatif dulu tentang AIR, jika belum berenang dan diving dengan kami….

Ok, kita tunggu di segarnya,sejuknya, akrabnya,serta dalamnya AIR (Azzam Islamic Research)…

Jangan salah pilih! Bila perlu sholat malam dulu jika masih ragu… hehe…

Salam Saintis Muslim, bangkit menuju perubahan Islam dan sains yang lebih baik!

 

Islam sebuah agama yang agung yang turun lewat Muhammad SAW ini telah mencapai sekitar 14 abad berkembang dibuminya manusia ini. Ya, memang berawal dari bangsa arab perkembangannya, namun karena agama ini adalah agama yang akhir yang ditujukan bagi seluruh ummat manusia di bumi ini, maka ada kewajiban untuk mengantarkan ajaran Islam ke seluruh pelosok bumi ini bagi pemeluknya. Dakwah, adalah hal yang digunakan sebagai eksistensi Islam di bumi agar bisa tersebar dengan baik ke semua arah

Studi kasus kita kali ini adalah perkembangan dakwah Islam di Filipina. Negara ini adalah Negara dengan mayoritas Kristiani, bahkan mungkin di tingkatan Asia Tenggara atau Asia. Ini berbanding terbalik dengan Negara di sebelahnya yakni Indonesia. Indonesia merupakan Negara yang mayoritas Muslim terbesar bahkan terbesar se-Bumi ini. Wah keren… ya meski kadang masih ada yang disebut Islam KTP. Mungkin paham Islam yang cocok di Indonesia adalah murjiah yang lebih mementingkan hati.

Pendidikan Islam di Indonesia tidak pernah lepas dari semangat penyebaran Islam yangdilakukan secara intensif oleh para pendahulu dalam kerangka perpaduan antara konteks keIndonesiaan dengan keIslaman. Tak heran, jika pada awalnya pendidikan Islam tampaksangat tradisional dalam bentuk halaqah-halaqah. Namun seiring dengan kemajuan zaman, modernisasi pendidikan Islam mulai tampak dengan diambilnya bentuk madrasah

Kembali ke studi kasus Islam di Filipina, Sebagian orang menganggap wilayah di Filipina adalah kawasan Darul Harb atau kawasan perang dikarenakan ummat Islam disana adalah minoritas. Sampai-sampai ada kabar yang terdengar bahwa latihan perang bagi saudara kita yang membom di Indonesia latihannya disana.

Dakwah Islam yang terdengar dari sana memang membuktikan bahwa cara mereka yang disana lewat perang melawan pihak penindas mereka. Pulau Mindanau adalah pulau yang cukup banyak dihuni ummat Islam, dan mungkin terbesar di Filipina. Gerakan Moro yang lebih dikenal di Filipina adalah gerakan Islam yang dikenal dulu ingin menjadikan Mindanao sebagai tanah air bagi Muslim Filipina.

 

##########################

sorry, bro & sis agak gak nyambung ya….. he..

AlhamduliLLAH… segala puji hanya bagi ALLOH

Akhirnya kutemui buku yang selama ini pingin aku baca. Buku yang aku telah ikuti bedah bukunya dari sang penulisnya. Buku yang salah satunya menjadi inspirasi penguatku tentang ideologi cintaku. Buku yang dari dulu sudah aku protes di perpus (lewat opac) agar segera ditaruh di rak karena di sistem pencarian sudah ada. Buku yang ingin aku pinjam dari teman (meski kadang malu kalau tahu aku mau baca buku itu, he…) namun hampir selalu saja ada hal yang menjadi “tidak jadi”.

Akhirnya setelah lama penantian… ternyata jalannya aku harus pinjam dan baca buku itu lewat perpus juga. Hmm… tak apalah yang penting bukunya kang Salim ini dapat kunikmati isinya. Kadang ingin beli buku seperti itu atau novel, tapi selalu saja harus dihadapkan pada kebermanfaatan buku serta isi kantong yang perlu dipertimbangkan.

Ada 2 cerita (dari banyak cerita yang kang Salim ceritakan waktu bedah bukunya ini) yang ketika ada sahabat bertanya tentang cinta mungkin hampir selalu 2 cerita ini sebagai referensiku yang sangat berguna. Pertama adalah cerita cinta Ali dengan Fathimah binti Rosulillah. Yang kedua yang kukira dulu Sholahudin al-Ayubi eh… ternyata cerita Salman al Farisi. Kedua cerita itu sungguh mungkin akan mefleksi pemikiran cinta yang diagungkan muda-mudi sekarang.

Untunglah mungkin hingga sekarang aku belum pernah “merendahkan diri” mengatakan atau mengungkapkan cinta pada perempuan yang aku jatuh hati padanya. Beberapa waktu yang lalu (agak lama) ingin kuberanikan diri, hmm… untung saja ALLOH Sang Pengatur Rasa hambanya menunjukkan hal yang berbeda padaku. Dia seakan-akan memberikan alasan untuk agar aku jangan memikirkan ikhwal tentang cinta waktu kuliah. Akhirnya.. kadang aku ketawa sendiri dalam diri serta hati kalau mengingat betapa besarnya cinta yang kumiliki pada si-doi dlu itu.. he…, tapi (meski dipaksakan) kok sekarang gak terasa lagi ya (ya.. meski kadang ada arus listriknya tapi gak gede-gede amat kok.. he..) kayak dulu.

ALLOH Sang Pengatur Rasa hambanya, itulah yang ingin kusampaikan pada sahabat-sahabatku yang dirundung rasa cinta.. sungguh sahabatku gunakan waktu kita sekarang untuk mempersiapkannya terlebih dahulu segalanya. Bila telah siap si-mempelai pasti akan ALLOH berikan pilihan bagi kita untuk memilih yang pas di hati. Entahnya, ini fikiranku dari buanyak mengalami hal yang ALLOH berikan padaku.

Mungkin dari dulu kali ya.. jika ada sahabatku yang deket dengan gadis pujaan hatinya, maka aku harus mundur dari si gadis tersebut (jaga jarak gitu, he…) agar sahabatku lebih aktif dan leluasa dekat dengannya. Begitu juga sekarang, kurasa dan kulihat ada sahabat yang mulai ada rasa seperti itu, he… wajar kok, dan aku akan membantunya asal dia tak mendholimi waktu (kuliah, hidup, dll), amanah orang tua yang diberikan padanya serta tak berniat jahat pada si gadis. Besarnya rasa untuk cintaku sudah tak sebesar dulu, karena aku takut dholim waktu serta kadang melupakan orang tua disana (yang mau aku naikkan haji). Uang yang dikucurkan begitu banyak, aku harus serius menggunakan waktu ini.. karena waktu adalah kehidupan…

Wis cukup sekian… pokoknya aku pingin nulis… semoga plong dan bermanfa’at…

I Serve You Better my Friends…

Sebenarnya sudah dari dulu aku pingin nulis tentang ini. Hmm… setelah menonton Film yang mengagumkanku lalu dilanjut lagu yang menggelitik fikiranku… aku ingin segera menuliskannya…

Tak terasa sudah mulai dewasa sekarang dengan banyak perubahan pemikiran dari masa kecilku dulu. Masa kecil yang kadang aku ingin memilih lebih baik. Tapi, tak ada yang dapat mengetahui maksud ALLOH Sang penentu kehidupan hambanya. Kurasa memang masih banyak kekurangan saat ini bila dibanding dengan anugerah yang diberikan kepada yang lain, tapi tak boleh seperti itu sikap hamba ya… “ALLOH sesuai prasangka hambanya khan..?” ya.. jika aku berprasangka baik akan rangkaian kehidupan yang diberikanNya, InsyaALLOH kebaikan akan selalu mengiringi hingga akhir.

Apa yang ingin aku bagi? Ehmm… tak terasa sudah cukup banyak masukan motivasi ke dalam diri, ya mungkin lewat sebuah training, seminar, atau tatap muka dengan orang lain… sahabat juga seperti itu bukan? Lalu kenapa kadang kita menjadi lemah? Aku pernah baca juga pernah dengar ada sahabat yang memaparkan telah banyak mengikuti pelatihan, baca buku atau apalah namanya yang bisa memberikan kita semangat “motivasi”. Tapi kadang hal itu tak berlangsung lama… hanya dalam hitungan waktu (hari, minggu, atau bulan). Aku lihat sahabatku ada yang sibuk sekali mencari ikhwal yang bernama “motivasi” untuk memberi saupan itu pada dirinya… bukan hanya orang psikologi yang harus belajar psikologi, yang tak bernaung disitu juga harus belajar psikologi bukan? Meski tak ada doktrin pasti tentang itu, yang namanya psikologi tentang motivasi atau lainnya sangat diperlukan bagi setiap orang yang menjalani kehidupan. Entah dari bidang itu atau bukan..

Kembali ke judul tulisan ini, mempertahankan semangat? Gimana ya… mungkin tiap orang akan berbeda menyikapinya… hanya ingin berbagi, setelah aku lihat (bukan hanya satu) sahabat yang sibuk dengan hal yang namanya motivasi itu, ngalor-ngidul sibuk memberi kesegaran bathin dan fikir bagi dirinya…

Sahabat, Hal utama untuk mempertahankan motivasi adalah kita mempunyai catatan tentang motivasi yang kita peroleh, entah dari seminar, komunitas, pelatihan atau dari mana saja yang seharusnya kita catat dalam buku “sakti” khusus motivasi kita. Jika kita lagi down, buka-bukalah buku tersebut sambil mengingat kembali bagaimana sahabat mendapatkan catatan itu… arungi imaji bagai kita seperti orang yang “gila motivasi” ketika menulis catatan tersebut.

Yang berikutnya adalah memiliki waktu khusus untuk merenung dalam hidup. Hmm.. buat apa sih? Hidup kita tak dapat dipungkiri hampir selalu dipengaruhi oleh orang lain sehingga mempengaruhi karakter serta motivasi yang ada dalam diri kita. Sempatkan bangun di penghujung malam guna merenungi akan tujuan serta target hidup kita. lakukan Qiyamul lail guna menambah kedekatan kita dengan sang Pencipta… bila udah dekat khan minta pasti akan dipermudah bukan…???

Yang berikutnya adalah siapkan waktu khusus membuka catatan atau menonton film tentang motivasi yang sekiranya cocok dengan problem sahabat saat itu.

Yang berikutnya adalah adanya partner yang baik bagi sahabat. Partner ini sebagai tempat kita mengevaluasi diri serta menambah semangat kita menjalani hidup.

Yang berikutnya lakukan rancangan hidup atau target pada waktu (hari, bulan, atau tahun), lalu siapkan pula form untuk mengevaluasinya… mana yang tercapai, yang tak tercapai, aktivitas tambahan, aktivitas sia-sia, ditambah nasehat sahabat kita serta kata mutiara yang sahabat dapat. Mengenai nasehat dari sahabat kita, mungkin kadang tak diungkapkan secara pasti.. namun secara tak sengaja mereka mengungkapkannya.. perlu jiwa yang peka untuk hal ini..

Kiranya cukup ini yang dapat aku tuliskan… semoga bermanfa’at… serta penulis dapat menjadi lebih baik setelah menulis ini…

Salam erat PerSahabatan…

arangsiapa menginginkan penghargaan berupa uang senilai Rp 10.000.000,00 sampai dengan Rp 20.000.000,00 silakan ikuti sayembara ini.

Siapapun berhak mengikuti sayembara ini.

Mereka yang hobi menulis, mencintai dunia pendidikan dan anak-anak, silakan ikuti sayembara ini.

Pemenangnya akan saya jadikan istri… (GEDUBRAKKK GUBRAKKK!!!) -becanda, Bung! Hehe…-

Sayembara ini menantang Anda semua untuk membuat naskah bacaan bagi siswa SD khususnya kelas satu, dua, dan tiga.

Sayembara ini bertujuan untuk meningkatkan budaya gemar membaca dan menulis peserta didik SD kelas rendah.

Sayembara ini diselenggarakan oleh “Panitia Sayembara Penulisan Naskah Bacaan SD Kelas Rendah Tahun 2009, Subdit Pembelajaran, Direktorat Pembinaan TK dan SD, Ditjen Mendikdasmen, DEPDIKNAS”

Batas waktu sayembara ini tinggal sebentar lagi, bergegaslah!

Downoad keterangan lengkapnya di http://www.pejuangperadaban.blogspot.com (berupa poster dan buklet petunjuk teknis)

Semoga bermanfaat…

Selamat berkarya dan tetap semangat! ^_^

++++
Tulisan dari bang “Akhid Nur Setiawan”

Terima kasih untuk ilmunya… Saling Berbagi hal positif akan mewujudkan komunikasi yang baik dan positif juga… Lebih Friendly gtu…
Semoga dapat menginspirasi sahabat-sahabat semua…. Salam silatrurahim dan Persahabatan…
Be best Together !
++++

Banyak orang membanggakan dirinya, padahal tahukah kita bahwa Alloh-lah yang mengatur semua hal yang mereka banggakan tersebut”

Bila saat anda berkelebiha, anda lupa bahwa ada orang di sebelah anda; maka anda akan di lupakan orang tersebut juga bila dia mendapat yang lebih dari anda”


Fenomena yang berkembang sekarang ini mengenai menonjolkan diri begitu kuatnya. Sebuah hal yang dimana ada maksud menarik atensi/perhatian orang lain akan dirinya. Fenomena membanggakan diri ini bisa dibilang suatu percaya diri namun kadang sampai pada hal yang terlalu terlewat sehingga mengakibatkan kita kurang peka terhadap lingkungan kita melakukan hal tersebut.

Fenomena menonjolkan diri atau membanggakan kelebihan diri ini seakan tumbuh berkembang dengan didukung acara,layanan atau program yang ada di lingkungan kita saat ini. Seperti banyaknya acara televisi yang menampung hal tersebut seperti narsis.tv atau acara – acara lain yang berisikan fenomena ini meski dalam penayangannya ditujukan untuk hal tersebut atau tidak.

Perlukah kita menonjolkan diri kita? Perlukah orang lain tahu kita mempunyai kelebihan? Perlukah menguasai lingkungan dengan pesan penonjolan atau pembanggaan diri kita? Pertanyaan tersebut mungkin akan muncul disaat kita mengkaji marketing tentang diri atau kalau lebih enak didengar adalah ilmu humas yang digunakan sebagai penyampai pesan dalam diri yang paling dalam.

Sebelum menjawab pertanyaan yang menggelayut atau terprogram dalam fikiran kita saat kita mengkaji diri lebih dalam maka kita sebaiknya mengetahui 3 hal yang merupakan pengejawantahan dari babakan menonjolkan atau membanggakan diri. Ketiga hal itu biasa disingkat dengan kata B.E.N yang dalam artiannya adalah Branding, Eksistensi, dan Narsis.

Yang pertama adalah Branding, dari katanya saja kita dapat mengetahui maksud dari kata ini yakni Brand yang berarti merek. Yang dalam pengertian ini branding adalah maksud untuk menonjolkan merek yang dalam pebahasan ini kita bisa sebut adalah brand dari diri kita. Yang kedua adalah Eksistensi, asal dari kata ini adalah eksis yang mungkin dapat kita artikan masih ada. Setelah mengetahui kata yang mengawali lahirnya Eksistensi, maka Eksistensi dapat kita artikan sebagai hal yang menujukkan pada khalayak ramai kalau diri ini masih ada atau eksis dalam kehidupan. Bila orang tahu bahwa kita masih ada atau eksis maka perhatian orang pun masih ada atau eksis pada kita, ya mungkin itu mualisme yang positifnya. Yang berikutnya adalah Narsis. Memang ada sejarahnya tersendiri kata ini, namun entah bagaimana kata ini begitu membahana di dalam dunia penonjolan diri. Narsis dapat kita artikan sebagai hal yang dilakukan untuk menunjukkan eksplorasi akan kelebihan diri yang kita punya, yang dimaksudkan agar orang memperhatikan kebanggan kita pada diri kita.

Lalu perlukah B.E.N??? sebenarnya makna dari ketiga hal itu dapat kita gunakan untuk organisasi atau komunitas cangkru’an yang kita geluti. Branding yang memang sangat cocok untuk organisasi atau perusahaan, namun diejawantahkan untuk branding diri yang dalam hal ini dapat kita katakan adalah ideologi diri sebagai merek diri yang orang perlu tahu. Eksistensi digunakan untuk menunjukkan merek kita dalam hal ini adalah suatu komunitas/organisasi atau diri kita sendiri masih ada (eksis) dalam hidup. Narsis memang suatu fenomena pembanggaan diri yang digunakan untuk menunjukkan bahwa diri adalah terbaik dari orang lain, dapat kita simpulkan sebagai kolaborasi dari Branding dan Eksistensi.

Ada banyak penyikapan dari munculnya B.E.N ini, yang penulis sebutkan disini mungkin adalah sebagian saja dari banyak penyikapan yang lain. Yang pertama adalah yang merupakan umum terjadi yakni saling balas. Saling balas ini biasa ditunjukkan karena kurang adanya saling komunikasi yang cukup baik dalam komunikasi dua arah yang menyebabkan kesalahan persepsi dari lawan komunikasi kita, lalu muncullah saling balas narsisme diri. Yang berikutnya adalah acuh. Tak ada sikap atas apa yang dilakukan dalam situasi komunikasi yang berkembang di lingkungannya. Tak ada kompetisi tak ada perubahan.

Yang berikutnya adalah berlomba dalam kebaikan, jadi jika apa yang terjadi pada lawan komunikasi dapat tertransformasikan dengan baik pada kita serta tujuannya untuk memberikan dampak yang positif bagi kita maka akan terjadi eksplorasi nilai-nilai kebaikan di dalam komunikasi tersebut.

Entah apa yang akan kita lakukan pada terjadinya Branding, Eksistensi, dan Narsis di alur komunikasi kita. Yang dapat membuat pola komunikasi di dalamnya menjadi positif atau negatif memang tergantung sekali pada penyikapan yang baik dari kita. Hal yang perlu dan penting adalah ikhwal pembersihan hati. Kenapa pembersihan hati? Karena hati merupakan pokok dari penyikapan diri kita pada situasi yang berkembang di lingkungan kita. Seperti banyak ulama’ atau mungkin diri kita sudah tahu dampak dari kebersihan hati adalah munculnya sikap peka. Peka terhadap lingkungan kita tentunya. Seperti kaca yang bila bersih, maka kita dapat melihat diri kita serta orang lain dalam kaca tersebut. Jadi perlu penyikapan positif dalam narsisme yang berkembang di lingkungan kita. Bila kepekaan dalam diri muncul serta respon yang baik dari komunikasi yang terjadi di lingkungan maka hal ini akan membuat lebih baik bukan hanya bagi diri namun kualitas komunikasi yang lebih baik pula di lingkungan komunikasi kita. Yang terpenting disini adalah perlunya saling memberi dalam sebuah lingkungan komunikasi yang baik.

Seperti pada surat 41 (Al-Fushilat) ayat 34 : ”Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia”. Dalam hal Branding, Eksistensi, dan Narsis (B.E.N), bila terlihat orang lain melakukan narsisme yang cenderung membuat anda marah, maka balaslah dengan branding diri atau alur komunikasi yang lebih baik. Kenapa? Karena dialah kita dapat memompa diri kita menjadi lebih baik hingga bahkan jika dia kemudian merasa adanya saling masuknya hal positif di dalm komunikasi itu, maka tak dapat dipungkiri akan menjadi sebuah rajutan persahabatan yang baik.

Salam Silaturrahim dan Persahabatan…… Be Best Together! Do Best Together!

Entah kenapa kesejukan malam ini ku rasakan begitu nikmat… Shubuh memang bisa dibilang masih jauh.. ku terbangun dengan begitu mudah, seakan tak ada beban. Padahal ada revolusi atau perbaikan target yang harus segera ku lakukan pada hidup, serta ada saran yang sangat baik untuk segera merencanakan rancangan kerja dan target. Aku bangun dengan ada 3 sms yang masuk di inbox, hmm… aku bingung apakah harus kubalas, ya walau akhirnya kubalas dengan sesuatu yang mengganjal di hati.

Ya Alloh… hamba tahu Kau sedang mengingatkan hamba kali ini karena ada kesalahan yang cukup fatal bagi hamba beberapa waktu ini… sungguh hamba tak tahu harus bagaimana mengelola hidup ini jadi lebih baik dan terus lebih baik… Hamba kembali jatuh… hamba begitu rapuh saat ini..

Apakah hamba kurang bersyukur? Apakah hamba bukan sahabat yang terbaik? Ampuni hamba jika hamba kadang melupakan nilai-nilai penting persahabatan… hamba rindu dengan sahabat-sahabat hamba yang dulu, saling memberi.. menerima… tawa bersama.. diskusi bersama.. maju bersama.. oh.. hamba sampai lupa bagimana rasanya.. apakah sahabat yang baru ini membuat melupakannya..

Terima Kasih Alloh… buku “Hatta Laa Takuuna Kallan” yang telah diterjemahkan dapat me-refresh otak serta hati hamba ya Alloh… Sungguh Engkaulah yang menentukan arah hidup hamba lebih baik…

Memang tak ada manusia yang terlahir sempurna, semua pasti bisa salah meski sebaik apapun kelihatannya. Sebagus apa cat diluar belum tentu pondasi rumah itu kuat. Thanks Billionaire band, juga buat D’Masiv… lagu tentang kehidupan memang jarang… tapi kalianlah salah satu pembuatnya… inspiratif dan cukup dilingkupi motivasi

Menelusuri jalan neuron dalan otakku, menelusuri dengan lagu 160 kbps… mengingat kembali senyum ayah.. aku malu belum berikan yang terbaik.. mengingat kembali lingkungan banjarbaru, landasanulin, berambai, lapangan terbang, martapura, masjid yang besar itu, pasar yang ramai itu, bau airnya serta suasana di banjarmasin yang kini kurindui… bagaimana kabarnya sekarang ya?

Sudah lama aku tak merasakan nikmatnya kungkungan di istana suci PMDG… sungguh aku lebih senang dengan sistemnya, sahabat-sahabat disana, kekompakan yang sejak pergi dari sana masih kurindukan…

Sahabat sejati.. dimanakh kau..? aku telah capek menghabiskan waktu hanya untuk orang yang tak memikirkanku serta memberikan timbal balik yang baik…

Ada jalan hidup yang berbeda… dengan langkah yang selalu kucoba untuk tegap, melangkah memikul beban ini dengan mengesampingkan kenikmatan diri sesaat… semoga Be Best Together, Do Best Together dapat terpatri dalam alur komunikasi komunitas yang aku ada di dalamnya…

Jangan menyerah… thanks fren…

 

Desember 2009
S S R K J S M
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Halaman

Blog Stats

  • 792 hits

Jabat Jiwa